Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Peringatan Nyepi saat ini sudah sesuai sastra, Kemanunggalan Sastra

  Kemanunggalan Sastra Nyepi Sintesis Sastra: Menakar Sinkretisme Sundarigama, Aji Swamandala, dan Sri Jaya Kasunu Oleh: Ki Kakua, Gunung Siku, Malam tahun baru 2026 Prawacana: "Menghaturkan sembah pangaksama (permohonan maaf) di hadapan Ida Sang Hyang Kawi, para penulis suci yang telah mewariskan cahaya melalui aksara. Tulisan ini disusun bukan untuk membandingkan, melainkan untuk merajut kembali helai-helai kearifan yang tertuang dalam Lontar Sundarigama, Aji Swamandala, dan Sri Jaya Kasunu. Dengan memadukan ketepatan perhitungan kala (waktu) dan kedalaman ajaran tattwa (filosofi), kita akan menemukan sebuah kemanunggalan ritual yang membuktikan bahwa perayaan Nyepi di Bali adalah mahakarya spiritual yang utuh dan tak tergoyahkan” Pendahuluan Perdebatan mengenai waktu pelaksanaan Nyepi sering kali muncul akibat pembacaan tekstual tunggal terhadap satu sumber. Namun, bagi para pengkaji mreta (sastra suci kehidupan), pelaksanaan Nyepi di Bali adalah sebuah mahakarya keari...

Tumpek Klurut: Nada, Kasih Sayang, dan “Vibes” Positif ala Gen Z Hindu

Tumpek Klurut: Nada, Kasih Sayang, dan “Vibes” Positif ala Gen Z Hindu Di Bali, ada satu hari suci yang sering disebut sebagai hari kasih sayang versi Bali , tapi maknanya jauh lebih dalam dari sekadar romantis. Hari itu bernama Tumpek Klurut, dirayakan setiap 210 hari (Saniscara Kliwon Wuku Klurut). Tumpek klurut akan datang  tanggal 3 Januari 2026 bertepatan dengan Purnama kepitu Tumpek Klurut adalah momen untuk reset vibes hidup: cara kita bicara, cara kita berekspresi, dan cara kita memperlakukan orang lain—baik di dunia nyata maupun digital. Kenapa Tumpek Klurut Relevan Buat Gen Z? Gen Z hidup di dunia yang penuh suara: Story Reels Voice note Komentar Podcast Lagu dan konten nonstop Dalam ajaran Hindu Bali, suara itu bukan hal sepele. Suara adalah energi (sabda) . Kalau energinya positif, hidup jadi ringan. Kalau negatif, bisa jadi karma. Tumpek Klurut hadir sebagai hari untuk menyadari kekuatan kata dan nada. Iswara: Dewa di Balik Suara dan Rasa Tumpek Klurut identik ...