Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Manajemen Krisis Spiritual: Membaca Isyarat Alam dan Penawar Bencana dalam Lontar Roga Sangara Bumi

Manajemen Krisis Spiritual: Membaca Isyarat Alam dan Penawar Bencana dalam Lontar Roga Sangara Bumi Oleh Ki Kakua Gunungsiku, 13 Mei 2026 Om Swastiastu  Kata Pengantar: Menjemput Petunjuk Sastra di Tengah Ujian Semesta Seringkali, alam semesta memiliki caranya sendiri untuk memanggil kita agar kembali menoleh pada kearifan leluhur. Siang tadi, seorang sahabat yang ditugaskan sebagai prajuru  datang merapat, membawa kegelisahan yang mendalam mengenai rangkaian peristiwa yang menimpa sebuah pura. Dalam tujuh tahun terakhir, sudah lima kali musibah dan halangan datang berturut-turut tanpa jeda yang berarti. Sebuah rentetan kejadian yang tak lagi bisa dianggap sebagai kebetulan semata. Peristiwa ini menjadi pengingat atau pengeling-eling bagi saya pribadi. Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan upaya mencari jalan keluar bagi krama pengurus yang akan berdiskusi malam ini, saya memutuskan untuk membuka kembali lembaran digital dari naskah Lontar Roga Sangara Bumi. Membaca ke...

Cara Melihat yang Berubah: Memahami Cerita Leluhur tentang Dunia Sekala dan Niskala

Cara Melihat yang Berubah: Memahami Cerita Leluhur tentang Dunia Sekala dan Niskala Ki Kakua, Gunungsiku 11-5-26 Om Swastiastu, Tulisan ini di buat untuk menjawab pertanyaan semeton, “   Ratu perande ampure titiang Wenten tunasang. Daweg titiang alit dumun sering titiang miragiang orti kocap penyingakan manusene nenten medaging selem, yakti Nike ratu yening yakti napi dasarne. Suksme ratu” Pembuka , Setiap Galungan atau piodalan di merajan, ada satu suasana yang sulit digantikan. Sembahyang telah selesai. Dupa masih menyisakan aroma yang tenang. Keluarga duduk bersama di bale, tanpa tergesa. Obrolan mengalir ringan, kadang diselingi cerita-cerita lama yang sederhana, tapi selalu punya makna. Di momen seperti itu, biasanya ada satu cerita yang muncul. “Dulu, manusia bisa melihat dewa.” Tidak panjang, tidak rumit. Kadang hanya satu dua kalimat, lalu pembicaraan berlanjut. Sebagian dari kita mungkin menganggapnya sekadar dongeng. Namun jika direnungkan, cerita singkat itu menyimpan pe...