“Ada” dan “Tidak Ada”: Apakah Tuhan Diciptakan oleh Pikiran Manusia?
“Ada” dan “Tidak Ada”: Apakah Tuhan Diciptakan oleh Pikiran Manusia? Sebuah Dharma Tetimbang Peranda Berdasarkan Penelusuran Sastra Hindu dan Lontar Tattwa Bali Om Swastyastu Mengiringi pertanyaan yang sangat mendalam dari semeton Walaka di Pagepuk sastra mengenai makna “ada” dan “tidak ada”, kapankah Tuhan itu ada, serta apakah ada sesuatu sebelum Tuhan, izinkan Peranda menyampaikan sebuah Dharma Tetimbang, berdasarkan penelusuran yang sastra Hindu dan beberapa lontar tattwa Bali. Tulisan singkat ini bukan dimaksudkan sebagai jawaban yang mutlak, melainkan sebagai bahan tetimbang dharma untuk direnungkan bersama. Apabila terdapat kekurangan dalam penafsiran maupun penyampaian, dengan segala kerendahan hati mohon koreksi dan penyempurnaan dari para Guru, Sulinggih, akademisi, dan semeton yang lebih memahami. Sebab dalam tradisi Hindu, kebenaran sejati senantiasa dicari melalui sastra, penalaran yang benar (yukti), pengalaman rohani (anubhava), serta tuntunan para guru (guru upadeśa). A...